Soal UN Bahasa Indonesia Kata Baku, Kata Tidak Baku dan Pembahasan

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang kita gunakan sehari-hari, namun banyak dari kata yang kita gunakan bukan merupakan kata baku yang sesuai dengan kaidah tata bahasa atau ejaan yang disempurnakan. Sehingga dalam ujian nasional pun banyak siswa/i yang kesulitan dalam mengerjakan soal-soal tentang kata baku dan tidak baku ini.

Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. Materi lengkap tentang kata baku dan tidak baku ini juga bisa kamu baca di postingan Kak Gibran sebelumnya yang berjudul "Kata Bentukan dan Kata Baku/Tidak Baku".

Untuk memahami tentang kata baku dan tidak baku, berikut ini Kak Gibran bagikan beberapa soal ujian nasional tentang kata baku dan tidak baku untuk membantu kamu dalam memahaminya.

kata baku tidak baku

Bacalah dengan cermat.
    (1) Peran seni teater termasuk penting karena dapat membantu karakter bangsa Indonesia yang selama ini dikenal penuh toleransi dan menghormati pluralisme. (2) Melalui latihan teater, orang diajarkan untuk mengenal karakter orang lain, memahami orang lain dari tokoh-tokoh yang ditampilkan. (3) Hal ini juga disampaikan oleh Jose Rizal Manua, seniman teater, sekaligus pendiri teater anak-anak bernama Teater Tanah Air, Sabtu (4/5) di Jakarta. (4) Pemahaman terhadap orang lain ini terbentuk karena dalam teater seseorang diajarkan untuk mengenal tidak hanya fsikologi manusia, tetapi juga latar belakang sosial seseorang. (5) Karakter seseorang juga dapat terbentuk dari latar belakang budaya seseorang.

Kalimat yang menggunakan kata tidak baku adalah nomor ….
A. (1)
B. (3)
C. (2)
D. (4)
E. (5)

Pembahasan: 
Lihat kalimat yang penulisan katanya ada yang tidak sesuai dengan ketentuan bahasa Indonesia. Salah satu cara pembakuan adalah dengan mengadaptasi kata serapan. Adaptasi dari psychology (bahasa Inggris), psikologi bukan fsikologi. Psikologi, yaitu ilmu pengetahuan tentang gejala dan kegiatan jiwa.  Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

Cermati paragraf berikut.
    Saat ini masih ada masyarakat yang tidak perduli terhadap lingkungan sekitarnya. Ada yang cuma merusak dan menganggu ketertiban dan ketenangan lingkungan masyarakat. Ada juga yang hanya berpangku tangan. Mereka bilang bahwa masalah lingkungan merupakan tanggung jawab pemerintah. Hal seperti itulah yang akhirnya menyebabkan muncul paradigma masyarakat yang bilang tugas pelajar yang baik adalah belajar dengan tekun.

Kata baku yang tepat untuk memperbaiki kata bercetak miring dalam paragraf tersebut adalah ….
A. memedulikan, hanya, mengatakan
B. perduli, hanya, berkata
C. memperdulikan, cuma, mengatakan
D. peduli, hanya, mengatakan
E. peduli, cuma, berkata-kata

Pembahasan:
Kata perduli tidak baku, bentuk bakunya tidak pakai /r/= peduli. Kata cuma dan bilang bentuk bakunya hanya dan mengatakan. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

Cermati paragraf berikut.
Berdasarkan perspektif pendidik, teknologi internet sangat membantu dalam mentransfer ilmu secara komprehensif. Teknologi bisa membantu pencarian sumber ilmu dengan cepat dan lengkap. Selain itu, teknologi internet mampu menjadi solusi perbedaan jarak dalam mentransfer ilmu. Walaupun demikian, realitasnya masih ada yang berusaha menolak teknologi internet ini.

Ketiga kata yang dimiringkan dalam paragraf tersebut bisa diganti oleh kata-kata berikut, yaitu ….
A. sudut pandang, luas dan lengkap, kenyataan
B. sudut pandang, luas dan lengkap, pasti
C. sudut pandang, sempurna, pasti
D. persepsi, menyeluruh, tindakan
E. persepsi, sempurna, kenyataan

Pembahasan:
Sebuah kata bisa menggantikan kata lainnya dalam kalimat asalkan memiliki makna yang sama dan tidak merusak konteks kalimat. Kata yang dimiringkan dalam paragraf tersebut adalah perspektif, komprehensif, dan realitas. Ketiga kata tersebut secara berurutan dapat diganti dengan sudut pandang, luas dan lengkap, dan kenyataan. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Cermali paragraf berikut.           
(1) Gotong royong saat berladang masih membudaya di komunitas Dayak Jalai, Kalimantan Barat. (2) Mereka bekerja sukarela tanpa diganjar upah sepeser pun. (3) Pemilik ladang cukup mensediakan bahan dan peralatan penenanam padi serta konsumsi. (4) Bekerja dengan gotong royong saat berladang tidak semata mampu menekan biaya produksi. (5) Tradisi itu juga merekatkan rasa persaudaraan dan solidaritas warga.

Kalimat yang menggunakan kata tidak baku terdapat pada nomor ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Pembahasan:
Kata tidak baku pada paragraf di atas terdapat dalam kalimat nomor (3) yaitukata mensediakan. Kata yang tepat (baku) adalah menyediakan.  Fonem /k, p, t, s/ pada awal kata dasar luluh jika mendapat awalan meng-/meng-kan  dan peng-/peng-kan. Awalan meng-/meng-kan dan peng- berubah menjadi meny-/meny-kan dan peny- jika dirangkaikan dengan kata dasar yang berawal dengan fonem /s/. 

Contoh
meng-kan + sedia menjadi menyediakan, bukan mengsediakan atau mensediakan
meng-kan + siap menjadi menyiapkan, bukan mengsiapkan atau mensiapkan

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0 Response to "Soal UN Bahasa Indonesia Kata Baku, Kata Tidak Baku dan Pembahasan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel